Seputar Sulteng

Temu Tani di Wita Ponda, Bupati Morowali Dorong Petani Maju, Mandiri dan Berdaulat

Global Sulteng
×

Temu Tani di Wita Ponda, Bupati Morowali Dorong Petani Maju, Mandiri dan Berdaulat

Sebarkan artikel ini
Jurnalis: Syahril
Temu Tani di Wita Ponda, Bupati Morowali Dorong Petani Maju, Mandiri dan Berdaulat
Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, melakukan diskusi langsung bersama para petani dalam acara Temu Tani yang digelar di Desa Puntari Makmur, Kecamatan Wita Ponda. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, melakukan diskusi langsung bersama para petani dalam acara Temu Tani yang digelar di Desa Puntari Makmur, Kecamatan Wita Ponda, Kamis (19/6/2025).

Acara ini mengangkat tema “Menuju Petani Maju, Mandiri, Modern, dan Berdaulat” sebagai wadah untuk menyerap aspirasi dan menggali persoalan yang dihadapi petani secara langsung.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Dalam sambutannya, Bupati Iksan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada para petani yang selama ini menjadi ujung tombak ketahanan pangan daerah.

Kata Iksan, arah pembangunan Kabupaten Morowali kini mulai difokuskan pada sektor pertanian sebagai pilar utama penopang pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Banggar DPRD dan TAPD Sulteng Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024, Soroti Pendapatan dan Layanan RS Daerah

“Ini adalah bentuk perhatian kami kepada petani. Sektor pertanian mulai menjadi prioritas pembangunan. Harapannya, pertanian di Morowali bisa menghasilkan sesuatu yang baik, tetapi itu tentu membutuhkan kerja keras, kekompakan, dan langkah yang searah dari seluruh petani,” ucapnya.

Terkait sejumlah persoalan yang dihadapi petani, seperti serangan hama tikus dan kendala teknis lainnya, Bupati Iksan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan masalah tersebut.

Bupati Iksan mendorong pola tanam serentak dan pemanfaatan sistem irigasi agar produktivitas petani meningkat.

“Tantangan ini harus kita kawal bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Saya minta seluruh petani menyatukan langkah, terutama dalam pola tanam yang terorganisir. Tanam serentak dan kelola air dengan baik,” ujarnya.

Bupati juga menekankan bahwa pemerintah daerah hadir sebagai jembatan solusi bagi setiap keluhan petani. Dia meminta para petani aktif mendiskusikan kebutuhan mereka agar dukungan yang diberikan lebih tepat sasaran.

“Setiap keluhan akan kami dengarkan. Pemerintah siap mensupport kebutuhan pertanian sebaik mungkin. Untuk itu, keluarga besar petani harus terbuka dalam menyampaikan kebutuhan di lapangan,” tuturnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Pertanian Morowali, Andi Irman, berkomitmen dalam mendampingi petani di setiap proses produksi hingga panen.

Baca juga: Pemprov Sulteng Tunda Peresmian Jembatan IV Palu, Ini Alasannya

Andi Irman mengimbau agar masyarakat tidak mengalihfungsikan lahan pertanian dan menjaga keberlanjutan lahan sebagai aset penting daerah.

“Jangan sampai kita kehilangan aset berharga ini. Kami sedang merancang program untuk mengatasi risiko gagal panen dan menyediakan sarana-prasarana pendukung pertanian,” tuturnya.

Acara Temu Tani di Wita Ponda ini menjadi bukti nyata pendekatan partisipatif Pemkab Morowali dalam membangun sektor pertanian yang tangguh, modern dan berkelanjutan di seluruh wilayah kecamatan.