Seputar Sulteng

Menteri P2MI Dorong Mahasiswa UIN Datokarama Palu Kerja di Luar Negeri, Sebut Gaji Rp 30 Juta per Bulan: Pulang Jadi Juragan

Global Sulteng
×

Menteri P2MI Dorong Mahasiswa UIN Datokarama Palu Kerja di Luar Negeri, Sebut Gaji Rp 30 Juta per Bulan: Pulang Jadi Juragan

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyampaikan terdapat 1,7 juta lowongan kerja di luar negeri. lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu didorong agar memanfaatkan peluang tersebut. Foto: GlobalSulteng.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyampaikan terdapat 1,7 juta lowongan kerja di luar negeri. lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu didorong agar memanfaatkan peluang tersebut.

Baca juga: Kementerian P2MI bersama Pemprov Sulteng-Stakeholder Deklarasi Anti TPPO dan PMI Ilegal

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

“Permintaan pekerjaan dari luar negeri sampai Mei 2025 di kementerian itu ada 1,7 juta, tetapi yang terisi baru 297 ribu,” ucapnya saat memberikan kuliah umum di UIN Datokarama Palu, Selasa (10/6/2025).

Menurut Karding, potensi gaji bekerja di luar negeri cukup menjanjikan, mulai dari kisaran Rp 20 juta hingga Rp 30 juta per-bulan.

Baca juga: Kementerian P2MI Terima Hibah Tanah 2 Hektare dari Pemkot Palu untuk Bangun Migran Center

“Pulang-pulang bisa jadi juragan, mahasiswa jangan takut, Jepang, Korea, Eropa, kami fasilitasi yang penting mau belajar dan berani mencoba,” ujarnya.

Kata Karding, Kementerian P2MI akan membantu para calon pekerja migran agar dibekali pengetahuan seperti pelatihan teknis, literasi hukum, keuangan dan lain sebagainya.

Baca juga: Kementerian P2MI dan Unisa Palu Teken Kerja Sama Penuhi 1,7 Juta Lowongan Pekerja Migran

Karding menambahkan, rencana pembangunan Migran Center merupakan salah satu upaya agar mencegah terjadinya praktik pekerja migran ilegal.

“Gunakan masa muda dengan sebaik-baiknya, jangan takut merantau, jadi pekerja migran yang legal dan terampil adalah bagian dari jalan sukses serta berkontribusi untuk negeri,” tuturnya.