Seputar Sulteng

Pemkab Morowali Gelar Konsultasi Publik Dua Ranperda Strategis: RPJMD 2025–2030 dan Pengelolaan Sampah

Global Sulteng
×

Pemkab Morowali Gelar Konsultasi Publik Dua Ranperda Strategis: RPJMD 2025–2030 dan Pengelolaan Sampah

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Pemkab Morowali Gelar Konsultasi Publik Dua Ranperda Strategis: RPJMD 2025–2030 dan Pengelolaan Sampah
Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Morowali menggelar dua kegiatan Konsultasi Publik. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Morowali menggelar dua kegiatan Konsultasi Publik sekaligus pada Senin (26/5/2025).

Adapun masing-masing membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030 dan Ranperda tentang Pengelolaan Sampah.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Konsultasi publik ini bertujuan menjaring masukan dari para pemangku kepentingan untuk menyempurnakan dua dokumen penting tersebut sebelum diajukan ke DPRD Morowali.

Baca juga: Polda Sulteng Tangkap 78 Pelaku Premanisme Selama Operasi Pekat Tinombala, Paling Banyak Kasus Pungli

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Morowali Yusman Mahbub, Kepala Bappelitbangda Hasyim, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Yusman Mahbub menekankan pentingnya penyusunan RPJMD sebagai arah kebijakan pembangunan lima tahunan daerah.

“RPJMD kita harus disusun dengan baik. Ini bukan sekadar kewajiban teknis, melainkan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan Morowali yang lebih baik,” ucapnya.

Yusman Mahbub juga mengajak seluruh peserta untuk aktif berpartisipasi dalam menyampaikan ide dan masukan konstruktif.

“Saya berharap forum ini menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan gagasan-gagasan terbaik demi kemajuan daerah kita,” ujarnya.

Baca juga: Jasa Raharja dan BRI Dorong Gaya Hidup Frugal Living Lewat Literasi Keuangan Smart Money Moves

Mengenai Ranperda Pengelolaan Sampah, Yusman menyoroti pentingnya pedoman yang jelas, terutama untuk wilayah dengan tingkat aktivitas tinggi seperti Bahodopi.

“Pengelolaan sampah di wilayah seperti Bahodopi perlu pedoman kuat agar berjalan efektif dan menjaga lingkungan tetap sehat serta tertata,” tuturnya.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi interaktif yang menghadirkan berbagai masukan dari peserta sebagai bahan penyempurnaan dokumen sebelum dibahas lebih lanjut di DPRD.