GLOBALSULTENG.COM, MORUT – Kepolisian Sektor (Polsek) Mori Atas, Morowali Utara berhasil menangkap 2 pelaku pembunuhan ayah kandung sendiri. Kedua pelaku berinisial MK (20) dan SL (19) warga Desa Tomata.
Kapolsek Mori Atas Iptu Saparuddin menyampaikan bahwa kedua pelaku awalnya dari Kolonodale menuju ke Desa Tomata. Setelah sampai di lokasi, para pelaku singga di warung untuk meminjam 2 parang dengan alasan memotong ular di kebun.
Baca juga: Kronologi Mahasiswi Untad Jadi Korban Pelecehan Seksual, Awalnya Sahur Bareng di Kosan
Kemudian, kedua pelaku pun mencari ayahnya hingga ke Desa Lembontonara. Saat itu, pelaku melihat motor sang ayah terparkir di warung.
“Pelaku MK menghampiri korban dan langsung mengayunkan parangnya,” ucapnya.
Korban sempat menangkis dan memegang tangan pelaku, tetapi secara spontan pelaku SL dari arah belakang menebas kepala korban hingga akhirnya terjatuh.
“MK saat itu ikut menebas korban dibagian muka dan leher kiri. Melihat pelaku tak berdaya, keduanya melarikan diri hingga tertangkap di Desa Tomata,” ujarnya.
Baca juga: Kasus Persetubuhan Mahasiswi Untad, Satu Pelaku Tak Ditahan Polisi
Saparuddin menambahkan, penanganan kasus pembunuhan ayah kandung ini telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Morowali Utara.
“Barang bukti dan pelaku telah dilimpahkan. Motifnya, para pelaku dendam dengan korban karena sering mabuk dan memukul ibu kandung serta adik perempuannya,” tuturnya.












