Seputar Sulteng

Wagub Sulteng Reny Lamadjido Lepas Peserta Mudik Gratis, Terbanyak ke Wilayah Luwuk dan Tolitoli

Global Sulteng
×

Wagub Sulteng Reny Lamadjido Lepas Peserta Mudik Gratis, Terbanyak ke Wilayah Luwuk dan Tolitoli

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Wagub Sulteng Reny Lamadjido Lepas Peserta Mudik Gratis, Terbanyak ke Wilayah Luwuk dan Tolitoli
Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Reny Lamadjido resmi melepas ribuan peserta program berani mudik gratis. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Reny Lamadjido resmi melepas ribuan peserta program berani mudik gratis.

Pelepasan ribuan peserta program berani mudik gratis ini dilaksanakan di depan Kantor Gubernur Sulteng, Jl Samratulangi Palu, Rabu (26/3/2025).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Baca juga: Bank Indonesia Sulteng Resmi Luncurkan Program QRIS Mantap Palu Maju Bersama

Kata Reny Lamadjido, mudik gratis merupakan program turunan dari berani lancar. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat yang ingin melaksanakan lebaran di kampung halaman.

“Program ini untuk membantu masyarakat agar tidak terbebani dengan biaya transportasi,” ucapnya.

Baca juga: Tiba di Rumah Duka, Jenazah Korban Laka Lantas di KM 8 Kebun Kopi Parimo Disambut Isak Tangis Keluarga

Wagub Reny Lamadjido juga mengingatkan agar para sopir berhati-hati selama diperjalanan demi meminimalisir terjadinya kecelakaan.

“Para sopir jangan tergesa-gesa karena mengangkut penumpang yang berharap bisa berjumpa keluarga dan merayakan lebaran,” ujarnya.

Disisi lain, Kadis Perhubungan Sulteng Sumarno menyampaikan bahwa peserta yang telah mendaftar berjumlah 1074 orang. Adapun bus yang dipakai sebanyak 66 unit.

Baca juga: Gelar Gladi Bersih Pelantikan Pengurus TP-PKK Provinsi Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan Sebut Fokus Utama Penurunan Stunting

Sumarno menambahkan, pemudik terbanyak yakni menuju ke wilayah Luwuk (210 orang) dan Tolitoli (176 orang). Lebih lanjut, Morowali 154 orang, Ampana 144 orang, Buol 99 orang dan Poso 76 orang.

“Tentena 36 orang, Morut 24 orang dan Parimo 23 orang,” tuturnya.