GLOBALSULTENG.COM, PALU – Pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masa bakti 2023-2028 resmi dikukuhkan.
Pengukuhan itu dilaksanakan di Gedung pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Jl Ahmad Yani Palu, Sabtu (15/3/2025).
Pelaksanaan pengukuhan itu dihadiri juga oleh Gubernur-Wakil Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Reny Lamadjido.
Anwar Hafid meminta agar anggota IBI Sulteng bisa berkolaborasi dalam mendukung program berani sehat terutama menurunkan prevalensi kematian ibu melahirkan dan stunting.
Baca juga: Berebut Tahta Ketum KONI Sulteng, Langkah Nizar Rahmatu Kandas di Permenpora Nomor 14 Tahun 2024
Menurutnya, kolaborasi dan sinergi adalah resep manjur untuk mencegah kematian ibu melahirkan. Sebab, dirinya mempunyai pengalaman saat menjabat Bupati Morowali.
Program tersebut berhasil dijalankan dengan kolaborasi menjaga keselamatan ibu hamil. Rumah yang dihuni ibu hamil juga wajib memasang bendera sebagai tanda siaga.
Tak tanggung-tanggung, saat itu Anwar Hafid membuat komitmen agar para pejabat didaerah tersebut bersedia memundurkan diri jika terdapat kasus kematian bayi atau ibu melahirkan.
“Alhamdulillah disana (Morowali) nol angka kematian ibu melahirkan,” ucapnya.
Soal stunting di Sulteng, Anwar Hafid menyebut telah memiliki ide yang mirip dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi dengan sasaran program adalah balita bukan pelajar.
“Kalau dari kecil tidak cukup gizi, akan susah ditangani saat besar, sehingga dimulai dari balita,” ujarnya.
Lebih lanjut, edukasi rutin ke orang tua dan keluarga terkait dengan pencegahan stunting dan pemberian gizi seimbang.
Baca juga: Pengecer Kena Sanksi Pasca Disidak TPID Buntut Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Kabupaten Poso
“Perilaku kurang baik dari orang tua akan ikut berkontribusi terhadap gizi buruk,” tuturnya.
Dia menambahkan, program berani sehat merupakan program unggulan untuk membantu warga Sulteng berobat di rumah sakit dan fasilitas kesehatan manapun di Indonesia hanya menggunakan KTP. Layanan dimasud yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.












