Seputar Sulteng

Sekda Irmayanti Pettalolo Lepas Peserta MBKM Untad, Lurah Diminta Jadi Mentor

Global Sulteng
×

Sekda Irmayanti Pettalolo Lepas Peserta MBKM Untad, Lurah Diminta Jadi Mentor

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Sekda Irmayanti Pettalolo Lepas Peserta MBKM Untad, Lurah Diminta Jadi Mentor
Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo resmi membuka Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Peserta Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (Untad). Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo resmi membuka Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Peserta Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (Untad).

Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu, Rabu (12/3/2025).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Sekda Irmayanti menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untad dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu dalam mewujudkan program Satu Data Indonesia (SDI) Tingkat Kota Palu.

Baca juga: Rakor bersama Seluruh Rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Sulteng, Gubernur Anwar Hafid Paparkan Skema Pencairan Beasiswa Rp 8 Juta Perorang

“Program SDI ini sangat penting untuk membangun tata kelola data yang akurat, terintegrasi dan dapat diandalkan sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan berbasis data,” ucapnya.

Sekda Irmayanti menekankan bahwa Program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) menjadi langkah percepatan penguatan statistik sektoral di tingkat desa dan kelurahan.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan bahwa setiap desa dan kelurahan memiliki kapasitas dalam mengelola dan memanfaatkan data statistik dengan baik,” ujarnya.

Kata Sekda Irmayanti, mahasiswa peserta MBKM Untad akan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data.

Wilayah sasaran program ini mencakup beberapa kecamatan diantaranya Palu Barat, Tatanga, Ulujadi, Palu Utara dan Mantikulore.

Olehnya, Sekda Irmayanti meminta kelurahan-kelurahan untuk memanfaatkan program ini sebaik mungkin, mengingat masih banyak data yang perlu divalidasi dan diolah agar siap disajikan.

“Data yang lengkap dan valid akan menjadi sumber informasi yang bermanfaat, tidak hanya bagi Pemerintah Kota Palu, tetapi juga bagi Pemerintah Pusat dan instansi lainnya, tanpa data yang valid, sulit bagi kita untuk menjalankan program dengan efektif,” tuturnya.

Selain itu, para lurah juga diminta untuk berperan sebagai mentor bagi mahasiswa yang terlibat dalam program MBKM.

“Para lurah harus mampu mengarahkan mahasiswa serta memberikan masukan terkait ide-ide kreatif yang dapat diterapkan di masing-masing kelurahan,” jelasnya.

Baca juga: Gubernur Anwar Hafid Lantik Siti Norma Mardjanu Jadi PAW Anggota Komisi Informasi Sulteng

Program MBKM ini akan berlangsung selama empat bulan. Sekda meminta agar para lurah aktif melakukan evaluasi bulanan untuk memastikan data terkumpul sudah memenuhi standar yang dibutuhkan.

“Saya minta setiap bulan dilakukan evaluasi oleh para lurah bersama mahasiswa, dievaluasi dan dilihat lagi datanya, apakah sudah lengkap atau masih perlu perbaikan,” katanya.