Seputar Sulteng

Bupati Iksan Baharuddin Minta PLN Stabilkan Listrik di Morowali Mulai 28 Maret 2025

Global Sulteng
×

Bupati Iksan Baharuddin Minta PLN Stabilkan Listrik di Morowali Mulai 28 Maret 2025

Sebarkan artikel ini
Jurnalis: SyahrilEditor: Rian Afdhal
Bupati Iksan Baharuddin Minta PLN Stabilkan Listrik di Morowali Mulai 28 Maret 2025
Bupati Iksan Baharuddin Abdul Rauf menegaskan bahwa persoalan listrik di Morowali menjadi perhatian serius pemerintah. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Bupati Iksan Baharuddin Abdul Rauf menegaskan bahwa persoalan listrik di Morowali menjadi perhatian serius pemerintah.

Iksan mengumumkan bahwa PLN berjanji akan menormalkan pasokan listrik di tiga kecamatan Wita Ponda, Bumi Raya, dan Bungku Barat mulai 28 Maret 2025.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

“Kemarin saya sudah panggil PLN, dan Insya Allah, kata PLN, bukan kata saya, ya, dan ada saksinya, tanggal 28 Maret listrik di Wita Ponda, Bumi Raya, dan Bungku Barat sudah menyala 24 jam,” ucapnya saat Safari Ramadan di Desa Lantula Jaya, Jumat (7/3/2025).

Baca juga: Gubernur Sulteng Mulai Soroti Kerusakan Jalan Nasional Buntut Aktivitas Tambang di Watusampu: Masyarakat Jadi Korban

Kata Iksan, dirinya akan bertindak tegas jika PLN tidak menepati janjinya. Iksan ingin memastikan masyarakat Morowali bisa menikmati bulan Ramadan dan Lebaran tanpa gangguan listrik.

“Nanti kalau tidak tepat (janjinya), saya akan panggil lagi, masalah listrik ini sudah menjadi sorotan, saya bilang ke PLN, bisakah pada tanggal 28 Maret nanti listrik benar-benar stabil? bisakah saya minta tolong agar selama bulan puasa dan lebaran ini tidak ada pemadaman?” ujarnya.

Tak hanya di tiga kecamatan itu, Iksan juga mengupayakan solusi untuk wilayah kepulauan, khususnya di Menui yang masih terkendala pasokan listrik.

Baca juga: Menpan-RB Resmi Keluarkan Surat Edaran Penundaan Pengangkatan CASN, TMT PPPK Sulteng 1 Maret 2026

“Masalah listrik di pulau masih terkendala, informasi dari pak Sekda, ini harus dibahas dulu dengan pihak Manado, saya ingin semuanya transparan,” tuturnya.

Menurutnya, selama ini ada banyak hal yang ditutup-tutupi oleh PLN, sehingga ia menekan perusahaan listrik negara itu untuk mencari solusi lebih cepat dan efektif.

“Saya bilang ke PLN, di Wita Ponda dan Bumi Raya ada tiga sampai empat mesin, kalau PLN tidak bisa memindahkannya ke tiga kecamatan itu, biarlah pemda yang keluar uang untuk memindahkan,” jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Palu Dukung Program KKN UIN Datokarama untuk Penguatan Ekonomi dan Budaya

Iksan menambahkan, PLN telah berjanji akan bekerja keras untuk memastikan pasokan listrik di tiga kecamatan benar-benar stabil.

“Jadi, bapak Ibu jangan ragu, kami sebagai pemerintah akan terus memantau dan mencari solusi dari setiap persoalan dan keluhan masyarakat, itulah tugas kami,” katanya.