GLOBALSULTENG.COM, PALU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu menggelar rapat paripurna dengan agenda pidato perdana Wali Kota Palu periode 2025-2030, Hadianto Rasyid didampingi Wakil Wali Kota Meldal Liana Muhidin, Rabu (5/3/2025).
Acara yang dilaksanakan di ruang sidang utama DPRD Kota Palu ini menjadi awal bagi kepemimpinan mereka dalam membangun kota yang lebih maju dan berdaya saing.
Rapat paripurna itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Palu Rico Djanggola dan dihadiri para Wakil Ketua dan Anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, forkopimda, kepala dinas, camat dan lurah se-Kota Palu.
Dalam pidatonya, Hadianto Rasyid mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Palu selama periode kepemimpinan sebelumnya.
Baca juga: Polres Morowali Bagi-bagi Takjil ke Pengendara Jelang Buka Puasa Ramadhan 2025
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada mantan Wakil Wali Kota Palu Reny Lamadjido yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng).
Hadianto mengungkapkan bahwa periode 2021-2024 penuh tantangan, terutama pandemi COVID-19 dan pemulihan pasca bencana 2018. Namun, berbagai capaian berhasil diraih diantaranya:
-Penghargaan Adipura 2023natas kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
-Penghargaan Nirwasita Tantra 2023 sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan.
-Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah Terbaik 2 Nasional pada 2022 dan 2023.
-Penghargaan Kota Sehat 2023 satu-satunya kota di Sulawesi Tengah yang meraihnya.
-Apresiasi sebagai Kota dengan Daya Saing Terbaik di Kawasan Indonesia Timur 2023.
Selain itu, program sosial seperti peningkatan insentif tenaga kesehatan, RT/RW, serta bantuan bagi pelaku UMKM dan perlindungan BPJS bagi masyarakat juga telah direalisasikan.
Dalam periode kedua kepemimpinannya, Hadianto Rasyid menegaskan bahwa visi “Palu Bergerak Bersama” akan tetap menjadi pedoman utama pembangunan kota. Ia memaparkan enam prioritas utama:
1. Pengembangan SDM: Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.
2. Peningkatan Pelayanan Publik: Mewujudkan layanan yang cepat dan efisien.
3. Pembangunan Ekonomi: Mendorong kemandirian daerah dan penguatan UMKM.
4. Pelestarian Lingkungan: Menjaga kualitas lingkungan hidup.
5. Reformasi Pemerintahan: Meningkatkan profesionalisme birokrasi.
6. Pengembangan Kota Berbasis Global: Meningkatkan daya saing Palu di tingkat internasional.
Sebanyak 35 program baru akan diluncurkan untuk melengkapi 53 program unggulan yang sudah dijalankan sebelumnya.
Pemerintah Kota Palu juga berkomitmen meningkatkan transparansi dan kerja sama dengan DPRD guna mencapai target pembangunan yang lebih optimal.
Hadianto juga menyoroti kebijakan efisiensi pemerintah pusat yang berdampak pada transfer dana ke daerah, sehingga menuntut peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pemerintah pusat menekankan efisiensi dan peningkatan PAD dalam struktur APBD, ini menjadi tantangan bagi kita agar bisa lebih mandiri secara fiskal dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Hadianto Rasyid menambahkan, pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dan DPRD guna memastikan kesejahteraan warga Kota Palu.












