GLOBALSULTENG.COM, PALU – Ribuan massa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan rakyat sulteng menggugat melakukan aksi demonstrasi di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah, Selasa (3/12/2024).
Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap menurunnya tingkat partisipasi pemilih dalam pelaksanaan Pilkada 2024.
Baca juga: 622.628 Warga Sulteng Tak Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2024, Berpotensi PSU?
Para demonstran menilai penurunan ini mencerminkan kegagalan KPU dalam menyelenggarakan Pilkada 2024 yang inklusi dan mampu menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi.
Bahkan, para demonstran meminta agar Pilkada 2024 dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) disejumlah daerah yang tingkat pemilihnya masih tergolong rendah.
Baca juga: 350 Personel Polda Sulteng Amankan Demo Aliansi Mahasiswa di Kantor KPU Hari Ini
“Kami tidak ingin demokrasi di Sulteng tergerus karena rendahnya partisipasi, KPU harus bertanggungjawab dan segera melakukan pembenahan,” ucap Korlap Salim.
Menanggapi itu, Ketua KPU Sulteng Risvirenol mengaku bahwa tingkat partisipasi pemilih mengalami penurunan di Pilkada 2024.
Menurutnya, penurunan tingkat partisipasi pemilih di Pilkada 2024 terdapat beberapa faktor. Pihaknya juga berjanji akan segera mengevaluasi hal tersebut.
Baca juga: Update Real Count Versi Jaga Suara, Petahana Keok di Pilkada Parimo 2024
“Itu dikarenakan ada beberapa faktor dan insya allah kami akan mengevakuasi semua itu serta kemauan kalian akan kami coba tindaklanjuti melalui rapat pleno ditingkat provinsi,” ujarnya.
Aksi dari aliansi mahasiswa ini berlangsung damai dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.












