Politik

Ahmad Ali Didukung Umat Hindu Sulteng, Harap Wujudkan Kesetaraan Beragama

Global Sulteng
×

Ahmad Ali Didukung Umat Hindu Sulteng, Harap Wujudkan Kesetaraan Beragama

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Ahmad Ali Didukung Umat Hindu Sulteng, Harap Wujudkan Kesetaraan Beragama
Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Ahmad Ali mendapat dukungan kuat dari umat Hindu di Sulteng yang berharap dirinya mampu mewujudkan kesetaraan antar golongan beragama di daerah tersebut. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Ahmad Ali mendapat dukungan kuat dari umat Hindu di Sulteng yang berharap dirinya mampu mewujudkan kesetaraan antar golongan beragama di daerah tersebut.

Dukungan ini ditegaskan dalam Piodalan di Pura Agung Wanakerta Jagatnatha, Kota Palu, Sabtu (16/11/2024).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Baca juga: Bawaslu Palu Terima 7 Informasi Awal dan 3 Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada 2024, Ajak OKP-Pelajar Jadi Pengawas Partisipatif

Mantan Ketua Peradah Sulteng I Gede Yogantara menyatakan keyakinannya bahwa Ahmad Ali yang dikenal sebagai sosok toleran dan menghargai keberagaman dapat membawa perubahan besar jika terpilih menjadi gubernur.

“Pak Ahmad Ali sudah lama mendukung kegiatan umat Hindu di Sulteng, baik secara emosional maupun konkret, seperti membantu alat kremasi di Parigi Moutong dan pembangunan pura-pura,” ucap Yogantara.

Piodalan yang dihadiri sekitar 10 ribu umat Hindu, termasuk para tokoh dan ketua organisasi Hindu se-Sulteng, berlangsung meriah.

Ahmad Ali yang hadir untuk bersilaturahmi, mendapatkan sambutan hangat dari umat Hindu.

“Beliau sering hadir di acara kami, bahkan sebelum menjadi Anggota DPR RI,” ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: 2 Warga Ogotumubu Hanyut Terseret Banjir di Air Terjun Ogomojolo

Ahmad Ali yang datang bersama Ketua Tim Kampanye I Wayan Supadiasa, tokoh muda perempuan Hindu Indah Lumeno dan tokoh umat Hindu I Wayan Mandiarta menolak berpidato politik dalam acara keagamaan tersebut.

“Pak Ahmad Ali tidak ingin mencampur urusan politik dengan kegiatan spiritual,” tuturnya.