GLOBALSULTENG.COM, POSO – Calon Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengimbau agar masyarakat tidak menjelekkan paslon lain di pilkada 2024.
Hal itu diungkapkan saat kampanye di Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Rabu (6/11/2024).
“Jangan jelek-jelekan paslon lain, mari kita hadapi pilkada sulteng dengan riang gembira, pilkada ini hanya terjadi 5 tahun sekali, jangan hanya gara-gara pilkada kita bermusuhan,” ucapnya.
Anwar Hafid juga mengingatkan agar masyarakat menjauhi money politik (politik uang) maupun penyebaran isi bobong (hoax) dalam pelaksanaan pilkada 2024.
“Siapapun terpilih di pilkada, maka itulah orang yang diberikan mandat, yang maju sebagai calon adalah putra-putri terbaik di sulteng,” ujarnya.
“Kalau beda pilihan itu biasa yang penting pilkada berlangsung demokratis, berintegritas, damai dan tanpa politik uang,” tambahnya.
Tak lupa juga Anwar Hafid memaparkan 9 program unggulannya yang dipastikan bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat sulteng.
Adapun 9 program unggulan itu diantaranya adalah Berani Cerdas, Sehat, Lancar, Menyala, Berdering, Murah, Berkah, Panen Raya dan Tangkap Banyak.
Menurut Anwar Hafid, program berani cerdas untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan dengan biaya Rp 5 juta pertahun.
Jika anak-anak di Sulteng tidak ingin kuliah akan dididik dalam pelatihan keterampikan di Balai Latihan Kerja (BLK) bertaraf Internasional serta dicarikan pekerjaan oleh pemerintah.
Kemudian, program berani lancar yakni peningkatan infrastruktur transportasi dengan rencana pembangunan setiap tahun 200 kilometer, sehingga dalam 5 tahun totalnya 1000 kilometer.
Lebih lanjut, upaya Anwar Hafid untuk meningkatkam kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan program berani menyala untuk pemerataan distribusi listrik, mengatasi kesenjangan pasokan listrik di Sulteng.
Selanjutnya, program berani berdering adalah upaya untuk mendorong pemerataan jaringan operator telekomunikasi yang berhubungan dengan jaringan internet.
Anwar Hafid juga menjelaskan terkait dengan program berani murah yang bertujuan untuk pemerataan harga sembako lebih terjangkau atau lebih murah bagi masyarakat.
Diketahui, calon Wakil Gubernur Sulteng Reny Lamadjido juga melaksanakam kampanye di Desa Towale, Kecamatan Banwar Tengah, Kabupaten Donggala.
Reny menyebutkan program prioritas yang diusung juga oleh pasangan BERANI terkait dengan kesehatan.
Program itu mengutamakan peningkatan layanan kesehatan gratis hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk pasien kelas III apapun latar belakang sosial ekonominya.
“Kami juga mempunyai program berani berkah yang bertujuan untuk membawa keberkahan bagi daerah dengan kegiatan-kegiatan religius,” ujarnya.
Adapun untuk program berani panen raya berfokus pada kepastian pasokan pupuk yang stabil bagi petani hingga menghasilkan panen berlimpah.
“Untuk program berani tangkap banyak ini menyasar para nelayan yang kesulitan melaut, termasuk untuk memastikan tidak ada lagi terjadi BBM langka bagi nelayan,” tuturnya.












