GLOBALSULTENG.COM, PALU – Ribuan warga memadati rumah bakal calon Gubernur Sulteng Ahmad Ali di Jl Swadaya Kota Palu, Sabtu (17/8/2024).
Kedatangan ribuan warga ke rumah Ahmad Ali untuk mengikuti acara Gema Sholawat Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah ulama, kelompok pengajian serta masyarakat umum,m yang bersama-sama melantunkan doa dan selawat.
Baca juga: Anwar Hafid Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai Merdeka di Kelurahan Duyu Palu
Salah satu momen penting dalam acara tersebut adalah doa bersama yang dipanjatkan oleh peserta sholawat untuk kemenangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri di Pilkada 2024.
Ahmad Ali yang hadir di acara tersebut mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat.
Kata Ahmad Ali, alasan dibalik keputusannya untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur untuk menuntaskan permasahalaan yang ada di Sulteng.
“Ada 379 ribu masyarakat kita yang hidup di bawah garis kemiskinan, sementara sumber daya alam kita dieksploitasi sedemikian rupa, ironisnya, Sulteng masih masuk sepuluh besar daerah termiskin di Indonesia,” ucapnya.
Ahmad Ali juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat Sulteng untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, meskipun berbeda dalam menentukan pilihan di Pilkada 2024.
Ahmad Ali menyebut bahwa perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, namun tidak boleh menjadi alasan untuk saling memfitnah.
“Pilgub ini adalah hajatan seluruh masyarakat sulteng, perbedaan dalam menentukan pilihan adalah hal yang wajar, tetapi tidak boleh sampai memecah belah kita, kontestasi ini adalah untuk mencari pemimpin terbaik yang akan memajukan daerah kita,” ujarnya.
Ahmad Ali mengimbau masyarakat Sulteng untuk menerima hasil Pilkada dengan lapang dada.
Baca juga: Posisi Rusdy Mastura dan Vera Rompas di Kursi Gubernur-DPRD, Longki Djanggola Sempat Berikan Warning
“Siapapun yang terpilih pasti dipercaya dapat membawa kemajuan bagi Sulteng,” tuturnya.
Dia berharap, Gema Sholawat Kemerdekaan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan di tengah masyarakat Sulteng, sekaligus menjadi momentum untuk merenungkan masa depan daerah yang lebih baik.












